Jakarta, 14 Juli 2026 – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membangun fasilitas pelican crossing di kawasan Tendean sebagai solusi sementara setelah jembatan penyeberangan orang (JPO) di lokasi tersebut mengalami kerusakan akibat insiden ditabrak truk. Kehadiran fasilitas penyeberangan ini bertujuan menjaga keselamatan pejalan kaki sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap dapat berlangsung di tengah proses penanganan infrastruktur. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempertahankan akses penyeberangan yang aman bagi warga. Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi juga disesuaikan untuk mendukung operasional fasilitas baru tersebut.
Pelican crossing merupakan fasilitas penyeberangan yang dilengkapi dengan lampu lalu lintas sehingga memberikan kesempatan bagi pejalan kaki untuk menyeberang secara lebih aman. Pengguna jalan diimbau untuk mematuhi rambu dan sinyal yang tersedia agar arus lalu lintas tetap berjalan tertib. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat yang melintasi kawasan tersebut. Petugas juga melakukan pemantauan untuk memastikan kelancaran penggunaan pelican crossing.
Sementara itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan evaluasi terhadap kondisi JPO yang mengalami kerusakan. Pemeriksaan teknis dilakukan untuk menentukan tingkat kerusakan serta langkah penanganan yang diperlukan, termasuk kemungkinan perbaikan atau pembangunan kembali. Selama proses tersebut berlangsung, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pekerjaan. Area di sekitar JPO juga diamankan guna mencegah potensi bahaya bagi pengguna jalan.
Pengamat transportasi menilai bahwa penyediaan pelican crossing sebagai solusi sementara merupakan langkah yang dapat menjaga aksesibilitas pejalan kaki ketika fasilitas penyeberangan tidak dapat digunakan. Namun, keberhasilan fasilitas tersebut tetap bergantung pada kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas. Edukasi kepada masyarakat dan pengawasan di lapangan menjadi faktor penting untuk memastikan pelican crossing berfungsi secara optimal. Infrastruktur pendukung yang memadai juga diperlukan agar keselamatan pejalan kaki tetap terjaga.
Selain penanganan jangka pendek, peningkatan kualitas infrastruktur penyeberangan menjadi perhatian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan. Pemerintah diharapkan terus melakukan inspeksi rutin terhadap berbagai fasilitas publik agar kondisi infrastruktur tetap aman digunakan. Evaluasi terhadap jalur kendaraan bertonase besar juga dapat menjadi bagian dari upaya mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Pendekatan yang komprehensif dinilai mampu meningkatkan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Masyarakat yang melintasi kawasan Tendean diimbau untuk mengikuti petunjuk petugas dan menggunakan fasilitas penyeberangan yang telah disediakan. Pengendara kendaraan bermotor juga diminta mengurangi kecepatan saat mendekati area pelican crossing serta memberikan prioritas kepada pejalan kaki sesuai ketentuan yang berlaku. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan jalan yang aman dan tertib. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas selama masa penanganan infrastruktur.
Pembangunan pelican crossing oleh Dishub DKI Jakarta di lokasi JPO Tendean yang rusak akibat ditabrak truk menjadi langkah sementara untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki. Dengan percepatan penanganan infrastruktur, pengawasan lalu lintas yang optimal, serta kedisiplinan seluruh pengguna jalan, diharapkan akses penyeberangan di kawasan tersebut dapat kembali berjalan aman dan lancar hingga solusi permanen selesai direalisasikan.






