Jakarta, 9 Mei 2026 – Sejumlah tempat kuliner tersembunyi di wilayah Sukabumi mulai menarik perhatian wisatawan karena menawarkan suasana alam yang masih asri dipadukan dengan sajian makanan khas yang menggugah selera.
Lokasi-lokasi kuliner tersebut umumnya berada di kawasan perbukitan, dekat persawahan, hingga area pegunungan yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan sehingga memberikan pengalaman makan yang lebih tenang dan nyaman.
Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati makanan, tetapi juga menikmati panorama hijau, udara sejuk, dan suasana alami yang semakin jarang ditemukan di daerah perkotaan.
Beberapa tempat makan menghadirkan konsep saung tradisional dengan pemandangan sawah dan aliran sungai kecil yang membuat suasana terasa lebih santai dan cocok untuk wisata keluarga.
Menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari makanan khas Sunda seperti nasi liwet, ikan bakar, ayam kampung, sambal tradisional, hingga aneka minuman herbal dan kopi lokal khas pegunungan Sukabumi.
Pengamat pariwisata menilai tren wisata kuliner saat ini tidak hanya berfokus pada rasa makanan, tetapi juga pengalaman menikmati suasana dan keindahan alam sekitar.
Karena itu, banyak pelaku usaha kuliner mulai memanfaatkan potensi alam daerah untuk menghadirkan tempat makan dengan konsep alami dan instagramable.
Sukabumi sendiri dikenal memiliki potensi wisata alam yang besar, mulai dari pegunungan, air terjun, hingga kawasan pedesaan yang masih hijau dan asri.
Perpaduan antara wisata alam dan kuliner dinilai menjadi daya tarik kuat yang membuat banyak wisatawan memilih menghabiskan waktu akhir pekan di daerah tersebut.
Selain wisatawan lokal, sejumlah pengunjung dari luar kota seperti Jakarta dan Bogor juga mulai menjadikan Sukabumi sebagai destinasi singkat untuk mencari suasana tenang dan udara segar.
Pelaku usaha kuliner di daerah berharap meningkatnya minat wisatawan dapat membantu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar, termasuk petani lokal dan pelaku usaha kecil.
Namun pengembangan wisata kuliner berbasis alam juga diingatkan agar tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan tidak merusak kawasan hijau di sekitar lokasi wisata.
Pengamat lingkungan menilai konsep wisata yang memadukan kuliner dan alam dapat berkembang secara berkelanjutan apabila pengelola menjaga kebersihan dan membatasi pembangunan berlebihan.
Dengan panorama yang masih alami dan suasana yang tenang, tempat-tempat kuliner tersembunyi di Sukabumi kini mulai menjadi pilihan wisata alternatif bagi masyarakat yang ingin menikmati makanan sambil melepas penat dari kesibukan kota.






