Jakarta, 13 Mei 2026 – Kuliner tradisional Indonesia kembali menarik perhatian masyarakat, termasuk makanan khas daerah yang mulai viral di media sosial. Salah satunya adalah Deblo, jajanan tradisional asal Sukabumi, Jawa Barat, yang dikenal memiliki rasa gurih dan tekstur unik. Selain menjadi makanan nostalgia bagi masyarakat Sunda, Deblo kini mulai banyak dicari karena proses pembuatannya yang relatif sederhana.
Deblo merupakan makanan tradisional berbahan dasar singkong parut yang dicampur kelapa dan bumbu sederhana. Jajanan ini biasanya dibentuk bulat atau pipih lalu digoreng hingga berwarna keemasan. Rasanya yang gurih dengan tekstur renyah di luar namun lembut di dalam membuat Deblo cocok dijadikan camilan maupun teman minum teh dan kopi.
Masyarakat Sukabumi menyebut Deblo sebagai salah satu makanan rumahan yang sudah dikenal sejak lama. Dahulu jajanan ini sering dibuat sebagai hidangan keluarga karena bahan-bahannya mudah ditemukan dan murah. Namun seiring perkembangan zaman, popularitas Deblo sempat menurun akibat banyaknya makanan modern yang lebih mendominasi pasar.
Kini, Deblo mulai kembali dikenal berkat tren kuliner tradisional yang ramai di media sosial. Banyak konten kreator kuliner memperkenalkan kembali makanan khas daerah, termasuk Deblo, kepada generasi muda. Hal tersebut membuat banyak orang penasaran mencoba membuat sendiri makanan tradisional khas Sukabumi tersebut di rumah.
Untuk membuat Deblo, bahan utama yang digunakan cukup sederhana, yaitu singkong parut, kelapa parut, bawang putih, garam, dan sedikit daun bawang sebagai penambah aroma. Semua bahan dicampur hingga merata lalu dibentuk sesuai selera sebelum digoreng dalam minyak panas sampai matang dan renyah.
Proses memasaknya juga tidak memerlukan teknik khusus sehingga cocok dibuat oleh pemula. Kunci utama agar Deblo terasa lezat adalah memilih singkong yang masih segar dan memastikan adonan tidak terlalu lembek. Sebagian masyarakat juga menambahkan cabai atau penyedap rasa untuk memberikan cita rasa yang lebih gurih dan pedas.
Pengamat kuliner menilai meningkatnya minat terhadap makanan tradisional menunjukkan masyarakat mulai kembali menghargai kekayaan kuliner lokal Indonesia. Selain memiliki rasa khas, jajanan tradisional seperti Deblo juga dianggap memiliki nilai budaya dan sejarah yang penting untuk dilestarikan.
Dengan bahan sederhana dan cara pembuatan yang praktis, Deblo kini menjadi salah satu pilihan camilan tradisional yang kembali diminati banyak orang. Popularitasnya yang meningkat di era digital membuktikan bahwa makanan khas daerah tetap memiliki tempat di hati masyarakat, bahkan di tengah gempuran kuliner modern dan makanan instan masa kini.





