Jakarta, 28 Mei 2026 – Kawasan yang dikenal masyarakat sebagai “Kota Paris” di Sukabumi kembali ramai diperbincangkan karena kekayaan kulinernya yang unik dan menggugah selera. Meski namanya identik dengan kota mode di Prancis, Kota Paris Sukabumi justru terkenal dengan aneka makanan tradisional dan jajanan khas Sunda yang telah melegenda selama puluhan tahun. Beragam kuliner seperti mochi khas Sukabumi, bandros hangat, sate, ronde jahe, hingga makanan Sunda rumahan menjadi daya tarik utama kawasan tersebut, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Banyak wisatawan sengaja datang untuk menikmati suasana malam kota sambil berburu makanan legendaris yang masih mempertahankan cita rasa tradisional hingga sekarang. Aroma jajanan yang dimasak langsung di pinggir jalan dan suasana ramai kawasan kuliner membuat Kota Paris Sukabumi menjadi salah satu destinasi favorit pecinta wisata kuliner lokal.
Salah satu kuliner paling terkenal dari kawasan ini adalah mochi khas Sukabumi yang dikenal memiliki tekstur kenyal dengan isian kacang manis yang lembut. Beberapa toko mochi legendaris bahkan sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu dan menjadi ikon oleh-oleh khas Sukabumi bagi wisatawan dari luar kota. Selain mochi, bandros hangat yang dimasak menggunakan cetakan tradisional juga menjadi favorit banyak pengunjung karena memiliki aroma santan dan kelapa yang khas. Saat malam hari, banyak warga menikmati ronde jahe dan sekoteng hangat yang cocok disantap di tengah udara Sukabumi yang sejuk. Tidak sedikit wisatawan mengaku datang bukan hanya untuk menikmati makanan, tetapi juga suasana nostalgia dan keramahan khas kota kecil yang masih terasa kuat di kawasan tersebut.
Pengamat kuliner menjelaskan bahwa kekuatan utama kuliner Sukabumi terletak pada kesederhanaan rasa dan konsistensi penggunaan resep tradisional dari generasi ke generasi. Banyak makanan khas daerah ini tetap mempertahankan teknik memasak lama dan penggunaan bahan lokal sehingga menghasilkan cita rasa autentik yang sulit ditemukan di tempat lain. Di tengah maraknya tren makanan modern dan viral di media sosial, kuliner tradisional seperti mochi dan bandros justru kembali mendapat perhatian karena dianggap memiliki karakter yang kuat dan nilai budaya yang tinggi. Pengamat menilai wisata kuliner lokal kini berkembang menjadi bagian penting dari identitas daerah karena mampu memperkenalkan budaya masyarakat melalui makanan. Kota Paris Sukabumi dianggap berhasil menjaga daya tarik tersebut dengan mempertahankan keberadaan kuliner legendaris di tengah perkembangan kota modern.
Di sisi lain, perkembangan media sosial juga membantu meningkatkan popularitas kawasan kuliner Sukabumi di kalangan generasi muda dan wisatawan luar daerah. Banyak pengunjung membagikan pengalaman berburu makanan legendaris melalui video dan foto di platform digital sehingga membuat tempat-tempat kuliner lama kembali viral dan ramai dikunjungi. Fenomena ini membuat banyak pelaku usaha kuliner tradisional mulai beradaptasi dengan konsep modern tanpa menghilangkan identitas rasa asli mereka. Beberapa tempat makan bahkan mulai menghadirkan desain yang lebih nyaman dan instagramable agar menarik perhatian pengunjung muda. Namun demikian, banyak warga berharap nuansa khas dan kesederhanaan kuliner Sukabumi tetap dipertahankan karena menjadi bagian penting dari daya tarik kota tersebut.
Popularitas kuliner Kota Paris Sukabumi memperlihatkan bahwa makanan tradisional masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Di tengah gempuran makanan modern dan tren internasional, jajanan sederhana seperti mochi, bandros, dan ronde tetap mampu menghadirkan pengalaman rasa yang khas dan penuh nostalgia. Banyak wisatawan menilai kekuatan kuliner Sukabumi bukan hanya terletak pada rasa makanannya, tetapi juga suasana hangat dan budaya lokal yang menyertainya. Kawasan ini kini tidak hanya dikenal sebagai tempat berburu makanan enak, tetapi juga menjadi bagian dari wisata budaya dan gaya hidup masyarakat lokal. Dengan kekayaan kuliner yang terus dijaga dan berkembang, Kota Paris Sukabumi diperkirakan akan tetap menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Jawa Barat dalam waktu yang panjang.





