Jakarta, 26 Mei 2026 – Di tengah kesibukannya sebagai anggota kepolisian, seorang polisi di Sukabumi justru mencuri perhatian lewat kemampuan memasaknya yang berhasil menghadirkan kuliner favorit warga. Sosok tersebut adalah Bripka Ervan Taufik A, anggota Samapta Polres Sukabumi yang membuka usaha kuliner bernama Steak 31 di kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Kedai sederhana yang berada di area pencucian mobil pinggir jalan itu kini ramai dikunjungi pembeli karena menawarkan menu steak ayam dengan cita rasa khas dan harga terjangkau. Banyak pengunjung mengaku penasaran karena tidak menyangka seorang polisi memiliki kemampuan memasak yang cukup serius dan profesional. Kisah tersebut pun menjadi warna menarik di tengah berkembangnya dunia kuliner lokal di Sukabumi.
Menurut Ervan, usaha kuliner yang dijalankannya bukan semata-mata untuk mencari penghasilan tambahan, melainkan bentuk penyaluran hobi memasak yang sudah ia tekuni sejak lama. Kemampuan memasaknya disebut diwarisi dari sang ayah yang sejak kecil sering memperlihatkan proses meracik berbagai masakan di rumah. Dari kebiasaan tersebut, ia kemudian belajar secara otodidak hingga akhirnya berani membuka usaha sendiri. Di kedainya, Ervan menyajikan berbagai menu steak ayam dengan pilihan saus dan tambahan seperti kentang goreng, nasi, hingga jamur. Harga yang relatif ramah di kantong membuat tempat tersebut cepat dikenal masyarakat sekitar.
Fenomena aparat yang memiliki usaha kreatif di luar tugas utama sebenarnya semakin sering ditemui dalam beberapa tahun terakhir. Banyak anggota kepolisian maupun aparatur lain mulai mengembangkan hobi menjadi aktivitas produktif yang memberi manfaat bagi masyarakat. Dalam kasus Steak 31, kehadiran seorang polisi di balik dapur justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan yang datang. Selain penasaran dengan rasa makanan, pengunjung juga tertarik melihat sisi lain kehidupan aparat yang jarang terekspos ke publik. Hal tersebut menunjukkan bahwa profesi formal tidak selalu membatasi seseorang untuk mengembangkan kreativitas dan passion di bidang lain.
Pengamat kuliner menilai usaha seperti yang dilakukan Bripka Ervan mencerminkan berkembangnya budaya kuliner lokal yang lebih personal dan dekat dengan masyarakat. Banyak usaha makanan kini tumbuh dari cerita unik dan pengalaman pribadi pemiliknya sehingga memiliki daya tarik emosional bagi pelanggan. Selain rasa makanan, latar belakang dan karakter pemilik usaha sering menjadi faktor yang membuat sebuah tempat makan cepat dikenal luas. Sukabumi sendiri dikenal memiliki potensi kuliner yang cukup berkembang dengan banyak pelaku usaha kreatif yang menghadirkan konsep unik dan berbeda. Karena itu, kisah polisi yang sukses menarik perhatian lewat hobi memasak dianggap menjadi bagian menarik dari perkembangan wisata kuliner daerah.
Kini kedai Steak 31 mulai dikenal sebagai salah satu pilihan kuliner menarik di kawasan Palabuhanratu, terutama bagi warga yang ingin menikmati steak dengan suasana santai dan harga terjangkau. Meski tetap menjalankan tugas sebagai anggota polisi, Ervan mengaku senang karena hobinya memasak mendapat respons positif dari masyarakat. Ia juga berharap usahanya dapat terus berkembang dan memberikan pengalaman kuliner yang menyenangkan bagi pengunjung. Kisah tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas dan passion bisa tumbuh dari profesi apa saja, termasuk di balik seragam aparat kepolisian.





